Rabu, Mei 07, 2014

Selayang Pandang Kawasan Wisata Dieng Plateau

Selayang Pandang Wisata Dieng Plateau - Nama Dieng mungkin sudah dikenal di selurh pelosok tanah air. Dieng merupakan kawasan wisata yang memadukan berbagai aspek, baik keindahan alam, sejarah, hingga budaya. Memang, ketiga aspek inilah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke daerah Wisata di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara ini. Meningkatnya minat masyarakat untuk berkunjung ke dataran tinggi Dieng memicu tumbuhnya biro-biro perjalanan yang menawarkan beragam paket wisata Dieng.

Sejarah Dieng Plateau

Dieng Plateau merupakan daerah pegunungan yang memiliki peran penting dalam sejarah peradaban bangsa Indonesia. Berdasarkan referensi dari sebuah buku berjudul "Mata Air Peradaban Dua Millenium Wonosobo", Dieng Plateau merupakan suatu daerah yang menjadi cikal bakal berdirinya kerajaan-kerajaan besar di Indonesia. Dengan kata lain, Dieng menjadi sumber mata air berkembangnya peradaban Indonesia. Dalam buku tersebut, peran besar Dieng dalam sejarah bisa dilihat dari masuknya orang-orang Keling (suku bangsa di India) ke daerah tersebut ribuan tahun silam. Pada masa inilah, merupakan awal dari berdirinya pemerintahan di Indonesia. Bangsa Keling datang ke Dieng dengan maksud untuk memindahkan kekuasaan ke Pegunungan Dieng. Pemindahan tersebut disebabkan adanya serangan dari bangsa Hun dari Eurasia dan pengaruh Helenisasi dari Yunani.

Orang-orang Keling merepresentasikan kekuatannya pada sosok dewa penguasa kerajaan Jambudwipa di Himalaya, yang dikenal dengan nama Sang Hyang Jagadnata. Oleh karena faktor itulah, mereka memindahkan kekuasaan ke daerah pegunungan, bukan di pesisir. Menurut sebuah mitos yang tersebar di masyarakat, Sang Hyang Jagadnata memiliki keturunan yang bernama Ajisaka, yang kemudian memilih untuk bertapa ke Ardi Hyang (Pegunungan Dieng).






Dieng Plateau Mata Air Peradaban

Menurut KH. A. Kholiq Arif (Bupati Wonosobo saat ini) dalam bukunya yang berjudul "Mata Air Peradaban Dua Millenium Wonosobo", awal wangsa-wangsa Jawa muncul adalah di daerah sekitar Dieng (Wonosobo) yaitu Kerajaan Kalingga dengan wilayah kekuasaanya membentang di pesisir utara Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Setelah itu disusul munculnya dinasti Sanjaya-Syailendra (Kerajaan Mataram I) yang menggantikan Kerajaan Kalingga. Kerajaan Kalingga di Jawa ini kemungkinan merupakan kelanjutan dari Kalingga di India (Kalingga = Kaling/Holing menjadi nama kerajaan yakni Kalingga di wilayah sekitar Kashmir yang pernah diinvasi oleh Dinasti Gupta). Bukti munculnya wangsa-wangsa terutama Sanjaya-Syailendra ditandai adanya beberapa prasasti dan candi-candi besar di jawa seperti Candi Dieng, Kalasan, Borobudur, Gedung Songo, Baka, dll. Dari kesekian candi-candi yang tersebar di Jawa Tengah tersebut, candi dienglah yang memiliki pengaruh gaya arsitektur yang sangat kuat dengan gaya Gupta dan Caluknya (India Selatan). Lebih lanjut menurut Beliau, posisi strategis Dieng dan Wonosobo membuktikan bahwa wilayah ini memiliki peran yang sangat besar yang menentukan arah dan perkembangan konstelasi historis Jawa bahkan Nusantara. Maka dikatakannya "Dari Wonosobolah sesungguhnya 'mata air' peradaban Nusantara itu bersumber dan terus mengalir".

Wisata Dieng Plateau

Pemandangan Dieng Plateau


Kawasan Wisata Dieng Plateau

Sebenarnya, kawasan wisata Dieng ini terletak di dua kabupaten, yaitu Wonosobo dan Banjarnegara. Namun, karena akses jalan menuju Dieng Plateau lebih mudah ditempuh dari Wonosobo, maka daerah pegunungan ini akhirnya lebih dikenal menjadi obyek wisata Wonosobo. Tidak mengherankan, jika Kabupaten Wonosobo terus mempromosikan Dieng sebagai obyek wisata alam, sejarah, dan budaya. Pembangunan infrastruktur terus dibenahi untuk meningkatkan daya tarik wisatawan ke Dieng. Bahkan oleh-oleh khas Dieng, yaitu Carica, juga dikenal sebagai oleh-oleh khas Wonosobo.

Pegunungan Dieng memiliki ketinggian lebih dari 2.000 mdpl, dan merupakan gunung api raksasa, karena kawasan pegunungan ini memiliki beberapa kepunden kawah. Seperti halnya daerah pegunungan lain, Dieng Plateau juga memiliki suhu udara yang cukup rendah, yaitu 10-20°C pada siang hari, dan 10°C pada malam hari. Di kawasan vulkanik aktif ini terkadang diterpa oleh embun yang cukup dingin, yang dikenal denan nama embun beku atau warga setempat menyebutnya, bun upas. Embun beku biasa terjadi pada pagi hari saat musim kemaru, dengan suhu udara saat embun beku datang mencapai 0°C. Rendahnya suhu embun beku ini biasanya juga mengakibatkan areal pertanian rusak.






Obyek Wisata Dieng

Objek wisata dieng plateau meliputi Gardu Pandang Tieng, Tuk Bimo Lukar, Dieng Plateau Theatre, Museum Kailasa Dieng, Telaga Warna, OASE Dieng(Obyek Wisata Air Telaga Sewiwi), Telaga Merdada, Pemandian Air Panas Bitingan, Air Terjun Sirawe, Sumur Jalatunda, Sikunir, Goa Jimat/Gua Upas, Pertapan Mandalasari, Darmasala, Sendang Sedayu, Gangsiran Aswotomo, PLTP Panas Bumi, Watu Kelir, Ondo Budo, Pendopo Soeharto-Whitlem, Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Komplek Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, Kawah Sileri, Kawah Sibanteng, Kawah Sinila.

Bukit Sikunir Dieng

Sikunir merupakan daerah wisata baru di desa Sembungan Kecamatan Kejajar. Obyek wisata ini merupakan kawasan pegunungan yang memiliki pemandangan alam eksotik, sangat mengagumkan. Wisatawan harus berjalan kaki untuk menuju puncak Si Kunir, yang memiliki ketinggian hingga 2.350 mdpl. Obyek wisata yang menawarkan pesona golden sunrise ini sedang naik daun di seluruh seantro nusantara. Ya, Si Kunir menjadi primadona baru dunia pariwisata Indonesia, dengan pesona matahari terbit yang dipadukan corak warna langit menyemburat pantulan sinar matahari. Pegunungan yang masuk dalam kawasan Kecamatan Kejajar ini bahkan dikenal sebagai negeri di atas awan, karena memang wilayah ini berada di ketinggian 2.350 mdpl sehingga praktis berada di atas awan. Kondisi tersebut menjadikan pesona pemandangan di atas awan yang sangat menakjubkan.






Popularitas Sikunir sebagai objek wisata alam tidak diragukan lagi. Gonjang-ganjing keindahan matahari terbit di Sikunir memang sudah menggema ke seluruh dunia. Apalagi dengan didukung perkembangan teknologi informasi yang membuat nama objek wisata ini semakin cepat menyebar ke berbagai penjuru. Golden Sunrise! Begitulah para wisatawan yang berkunjung ke negeri di atas awan ini memberikan julukan pada keindahan matahari terbit. Saat ini, Sikunir menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan wisata Dieng. Sehingga tak mengherankan pemerintah setempat mulai mempromosikan Sikunir menjadi icon baru wisata Dieng Plateau.

Penasaran dengan Si Kunir, Kawah Sinila, Sikidang, Kawasan Candi Dieng, atau Sumur tua Jalatunda? Tunggu apalagi, hubungi kami Calya Wisata di 085200096334.


Video Pesona Wisata Dieng - Negeri Di Atas Awan


Paket Wisata Dieng

Mencuatnya nama Sikunir sebagai ikon wisata Dieng membuat jumlah wisatawan yang mengunjungi kawasan ini semakin meningkat. Bahkan bisa dibilang peningkatan jumlah wisatawan cukup signifikan. Hal ini tentu saja memicu berdirinya agen-agen wisata baru yang menawarkan paket wisata Dieng. Informasi lebih lanjut, lihat di Paket Wisata Dieng.

2 komentar:

  1. Potensi wisata Dieng memang sangat besar. Kawasan pegunungan yang sangat besar ini selain memiliki keindahan alam mempesona, juga memiliki situs purbakala yang diduga sudah berumur sangat tua.

    Saya sangat tertarik dengan ulasan singkat mengenai Dieng sebagai mata air peradaban pada artikel ini. Jika catatan sejarah tersebut benar, maka bisa dikatakan bahwa kawasan dataran tinggi Dieng menjadi cikal bakal sejarah di seluruh nusantara. Bahkan masa-masa keemasan Majapahit dan Sriwijaya juga tidak lepas dari peran Dieng. Saya memperkirakan jika pemberintah kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara mampu mengemas dan mempublikasikan perjalanan sejarah Dieng Plateau, pasti kunjungan wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara ke tempat wisata ini akan meningkat tajam.

    Selain itu, promosi wisata dieng plateau juga harus dilakukan secara menyeluruh dan konsisten, juga harus didukung dengan pembangunan fasilitas, sarana, dan prasaran pendukung yang memadai. Tak pelak lagi, potensi wisata dieng akan mampu berdiri sejajar dengan daerah-daierah wisata lain, seperti Bali.

    Mudah-mudahan, pada waktu mendatang, semua pihak terkait mampu mengoptimalkan potensi wisata di pegunungan Dieng, sehingga bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat setempat. Kita lihat, bagaimana kota-kota wisata mampu mengembangkan perekonomian masyarakat secara signifikan. Hal ini tentu dapat menjadi referensi untuk menggali dan mengembangkan berbagai faktor yang dapat meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke dataran tinggi Dieng.

    BalasHapus
  2. Paket Wisata Dieng - Tour DiengSabtu, September 13, 2014

    Terima kasih atas informasinya. Tidak lupa saya berikan apresiasi untuk artikel yang sangat menarik ini. Perkenalkan, saya dari salah satu agen wisata yang menawarkan Paket Wisata Dieng. Kami bermaksud untuk mengadakan kerja sama dengan pihak Calya Wisata, terutama berkaitan dengan penawaran paket wisata yang kami sediakan. Apakah ada nomor yang bisa dihubungi?

    BalasHapus

Silahkan memberikan komentar sesuai dengan materi artikel, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dengan tidak menuliskan kata-kata singkatan tidak baku. Komentar yang hanya berisi satu atau dua kalimat saja akan dianggap sebagai komentar spam.

Paket Wisata Dieng

Paket Wisata Dieng

Menjelajah Negeri Di Atas Awan, penawaran spesial Paket Wisata Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Penginapan Dieng

Penginapan Dieng

Reservasi Penginapan Dieng, lebih murah dan hemat, tetap berkualitas. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Sewa Motor Dieng

Sewa Motor Dieng

Jasa sewa motor murah di Dieng dengan berbagai pilihan menarik. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Sewa Tenda Dieng

Sewa Tenda Dieng

Jasa Penyewaan Tenda Camping di Dieng dan Gunung Prau 2.565. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Open Trip Gunung Prau

Open Trip Gunung Prau

Program spesial untuk Anda, Open Trip Pendakian Gunung Prau Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Rental Mobil Dieng

Jasa Rental Mobil Dieng

JASA RENTAL MURAH MOBIL DIENG, melayani berbagai rute & tujuan. Calya Wisata : 0852-0009-6334.