Senin, Agustus 18, 2014

Mengenal Kompleks Candi Prambanan

Berwisata ke kota Jogja tidak bisa lepas dari objek wisata sejarah yang satu ini. Candi Prambanan atau dikenal juga dengan sebutan Candi Loro Jonggrang merupakan salah satu tempat wisata Jogja yang dibangun sekitar abad ke 9 Masehi oleh umat Hindu. Candi ini juga merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus merupakan kompleks candi terindah di Asia Tenggara.

Oleh umat Hindu, Candi Prambanan dibangun untuk dipersembahkan kepada tiga dewa utama dalam agama Hindu, atau yang lebih dikenal dengan istilah Trimurti. Ketiga dewa utama tersebut yakni Brahma dikenal sebagai representasi dewa pencipta, Wishnu dikenal sebagai representasi dewa pemelihara, dan Siwa dikenal sebagai representasi dewa pemusnah. Nama asli Candi Prambanan adalah Siwagrha, yaitu bahasa Sanskerta yang berarti Rumah Siwa. Oleh karena itu tidaklah mengherankan jika di ruang utama atau garbagriha, terdapat patung dewa Siwa yang berukuran paling besar, dengan ketinggian tiga meter. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan candi Hindu ini lebih mengutamakan penyembahan pada Dewa Siwa.

Kompleks Candi Prambanan dibangun menghadap ke arah timur, dengan pintu masuk ke kompleks terdapat di keempat penjuru mata angin. Namun, pintu utama berada di gerbang sebelah timur. Berdasarkan tata letak dan bangunan candi, kompleks Candi Prambanan terbagi dalam 6 kompleks utama, yaitu kompleks Candi Trimurti, Candi Wahana, Candi Apit, Candi Kelir, Candi Patok, dan Candi Perwara.

Kompleks Candi Trimurti terdapat di zona utama atau zona yang dianggap paling suci, yang terdiri dari Candi Siwa, Wisnu, dan Brahma. Tepat di depan kompleks candi tersebut, terdapat kompleks Candi Wahana yang juga berada di dalam zona utama, terdiri dari Candi Nandi, Garuda, dan Angsa. Di antara barisan dua komplek candi tersebut, terdapat kompleks candi Apit yang terdapat di sisi utara dan selatan.

Candi Apit terdiri dari dua bangunan candi setinggi 14 meter. Sedangkan kompleks Candi Kelir berada di balik 4 pintu masuk zona utama ini, dan kompleks Candi Patok berada di empat sudut bagian dalam zona utama. Kompleks Candi Perwara teridi dari 224 bangunan candi kecil-kecil yang tersusun dalam empat barisan konsentris, dan berada di luar zona utama. Ke 224 bangunan candi perwara ini baru dua bangunan yang telah dipugar, dan sisanya hanya berupa tumpukan batu-batu candi yang berserakan.




Berdasarkan penampang denah lahan, kompleks Candi Prambanan dibagi dalam tiga zona, yaitu zona luar, zona tengah, dan zona utama. Masing-masing zona tersebut dibatasi dengan tembok dari batu andesit. Zona luar dikelilingi pagar yang membentuk bujur sangkar, dengan keempat sisinya sama panjang. Sedangkan zona tengah adalah tempat dimana terdapat kompleks candi perwara yang terdiri dari ratusan candi-candi kecil. Sedangkan zona utama atau zona paling suci adalah tempat dimana terdapat 8 candi utama, dengan candi Siwa berdiri menjulang setinggi 47 meter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar sesuai dengan materi artikel, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dengan tidak menuliskan kata-kata singkatan tidak baku. Komentar yang hanya berisi satu atau dua kalimat saja akan dianggap sebagai komentar spam.

Paket Wisata Dieng

Paket Wisata Dieng

Menjelajah Negeri Di Atas Awan, penawaran spesial Paket Wisata Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Penginapan Dieng

Penginapan Dieng

Reservasi Penginapan Dieng, lebih murah dan hemat, tetap berkualitas. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Sewa Motor Dieng

Sewa Motor Dieng

Jasa sewa motor murah di Dieng dengan berbagai pilihan menarik. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Sewa Tenda Dieng

Sewa Tenda Dieng

Jasa Penyewaan Tenda Camping di Dieng dan Gunung Prau 2.565. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Open Trip Gunung Prau

Open Trip Gunung Prau

Program spesial untuk Anda, Open Trip Pendakian Gunung Prau Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Rental Mobil Dieng

Jasa Rental Mobil Dieng

JASA RENTAL MURAH MOBIL DIENG, melayani berbagai rute & tujuan. Calya Wisata : 0852-0009-6334.