Jumat, Agustus 29, 2014

Tempat Wisata Curug Dago Bandung

Curug Dago merupakan salah satu tempat wisata alam di Bandung, berupa air terjun dengan ketinggian antara 10-12 meter, dan berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Lokasi Curug Dago termasuk dalam komplek Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda Bandung. Lokasinya yang agak tersembunyi membuat tempat wisata ini tidak begitu dikenal masyarakat, terutama dari luar daerah, sehingga tidak begitu banyak wisatawan yang berkunjung ke Curug Dago. Secara administratif, Curug Dago masuk dalam wilayah Desa Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Sebenarnya, Curug Dago memiliki keindahan alam yang sangat mempesona. Meskipun air tejun tidak terlalu tinggi, akan tetapi keadaan hutan di sekelilingnya membuat suasana begitu damai, dan menyuguhkan panorama yang mengesankan. Konon, keindahan Curug Dagu sudah dikenal selama beratus-ratus tahun silam. Hal tersebut bisa ditunjukan dengan adnya bukti peninggalan sejarah di sekitar kawasan Dago yang berupa dua buah prasasti batu tulis peninggalan tahun 1818 M.

Tidak main-main, prasasti tersebut merupakan peninggalan dua Raja Thailand, yaitu Raja Chulalonkorn yang bergelar Raja Rama V, dan prasasti kedua peninggalan Raja Pradjathipok Pharaminthara yang bergelar Raja Rama VII. Kedua Raja tersebut berasal dari dinasti Chakri yang pernah berkuasa di wilayah Thailand. Kedua peninggalan sejarah tersebut menunjukkan adanya hubungan antara Curug Dago dengan Eaja Thailand.

Pada prasasti pertama, peninggalan Raja Rama V, tertulis kurang lebih sebagai berikut, "Raja Rama berkunjung ke Bandung saat berumur 34 tahun, sebagai peringatan ibu kota Kerajaan Thai Ratanakosin." Sedangkan prasasti kedua, peninggalan Raja Rama VII yang dibuat kurang lebih 27 tahun setelah prasasti pertama, tertulis, "Prajatipok Paramintara.

Tahun Buddha 2472 (tahun 1929)." Pada tahun 1991, pemerintah Thailand meminta kepada pemerintah Republik Indonesia untuk menjaga kedua prasasti peninggalan sejarah tersebut.

Curug Dago Bandung

Namun sayang, saat ini kondisi Curug Dago kurang terawat, meskipun keindahan panorama di sekelilingnya masih menyuguhkan kepuasan bagi pengunjung. Kondisi air yang dulunya jernih dan berwarna biru kehijauan, saat ini berubah menjadi keruh kecokelatan.




Keadaan bertambah buruk saat warga di sepanjang aliran sungai membuang sampah ke sungai tersebut, sehingga tumpukan sampah banyak mengapung di sekitar curug. Hal ini tentu saja mengurangi keindahan panorama alamnya dan sangat mengganggu pengunjung. Tak mengherankan, jika wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata ini semakin menurun.

Baca artikel lain tentang Tempat Wisata Di Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar sesuai dengan materi artikel, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dengan tidak menuliskan kata-kata singkatan tidak baku. Komentar yang hanya berisi satu atau dua kalimat saja akan dianggap sebagai komentar spam.

Paket Wisata Dieng

Paket Wisata Dieng

Menjelajah Negeri Di Atas Awan, penawaran spesial Paket Wisata Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Penginapan Dieng

Penginapan Dieng

Reservasi Penginapan Dieng, lebih murah dan hemat, tetap berkualitas. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Sewa Motor Dieng

Sewa Motor Dieng

Jasa sewa motor murah di Dieng dengan berbagai pilihan menarik. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Sewa Tenda Dieng

Sewa Tenda Dieng

Jasa Penyewaan Tenda Camping di Dieng dan Gunung Prau 2.565. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Open Trip Gunung Prau

Open Trip Gunung Prau

Program spesial untuk Anda, Open Trip Pendakian Gunung Prau Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Rental Mobil Dieng

Jasa Rental Mobil Dieng

JASA RENTAL MURAH MOBIL DIENG, melayani berbagai rute & tujuan. Calya Wisata : 0852-0009-6334.