Selasa, September 09, 2014

Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung didirikan pada masa penjajahan Belanda, tanggal 16 Mei 1928. Museum tersebut berfungsi sebagai tempat menyimpan materi-materi geologi hasil penyelidikan Dienst van het Mijnwezen yang kemudian berganti nama menjadi Dienst van den Mijnbouw, yaitu lembaga yang melakukan penelitian geologi dan sumber daya mineral di seluruh Nusantara. Selain sebagai tempat penyimpanan hasil materi geologi, saat ini Museum Geologi Bandung juga berfungsi sebagai tempat wisata, dan merupakan museum bersejarah yang berada dalam perlindungan pemerintah Republik Indonesia.

Sejarah Museum Geologi Bandung

Setelah Eropa mengalami Revolusi Industri, negara-negara Eropa sangat membutuhkan sumber energi untuk mengembangkan industri mereka. Pada tahun 1850, pemerintah Belanda membentuk Dienst van het Mijnwezen yang bertugas melakukan penyelidikan dan penelitian geologi serta sumberdaya mineral. Lembaga tersebut kemudian berubah nama pada tahun 1922, menjadi Dienst van den Mijnbouw. Semua hasil penelitiah yang telah dilakukan selama lebih dari setengah abad memerlukan tempat penyimpanan dan penganalisaan. Sehingga pada tahun 1928 dibangunlah laboratorium yang diberi nama Geologisch Laboratorium.

Pembangunan laboratorium tersebut melibatkan sebanyak 300 pekerja dengan biaya mencapai 400 Gulden. Pembangunan dilakukan selama hampir satu tahun, dan baru diresmikan pada tanggal 16 Mei 1929, bertepatan dengan penyelenggaraan Fourth Pacific Science Congress di Bandung. Pada perkembangan selanjutnya, Geologisch Laboratorium juga dikenal sebagai Geologisch Museum, dan hingga saat ini lebih populer dengan nama Museum Geologi Bandung.

Pada masa penjajahan Jepang, kekuasaan atas Gedung Geologisch Laboratorium berpindah ke pemerintah Jepang dan berganti nama menjadi KOGYO ZIMUSHO. Setahun kemudian, berganti nama lagi menjadi CHISHITSU CHOSACHO. Selama masa pendudukan Jepang, tidak ada laporan kegiatan yang berkaitan dengan penelitian geologi, karena pemerintah Jepang membakar seluruh dokumen kegiatan mereka menjelang kekalahannya dari Sekutu.

Pada masa kemerdekaan, pengelolaan gedung Geologisch Museum berada dibawah Pusat Djawatan Tambang dan Geologi (PDTG). Namun, setelah pendaratan pasukan Sekutu yang diboncengi NICA di Indonesia, Belanda berusaha mengambil alih PDTG. Pemerintah Indonesia yang berusaha mempertahankan dokumen hasil penelitian geologi tersebut harus berpindah-pindah tempat, bahkan sempat berada di luar Bandung, yakni Tasikmalaya, Solo, Magelang, dan Yogyakarta.

Wisata Ke Museum Geologi Bandung

Gedung Museum Geologi Bandung


Kemudian pada tahun 1950, pemerintah Indonesia mengembalikan dokumen-dokumen tersebut ke Bandung. Lembaga pengelola Museum Geologi Bandung kemudian berganti menjadi Djawatan Pertambangan Republik Indonesia (1950-1952), Djawatan Geologi (1952-1956), Pusat Djawatan Geologi (1956-1957), Djawatan Geologi (1957-1963), Direktorat Geologi (1963-1978), Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1978 - 2005), Pusat Survei Geologi (sejak akhir tahun 2005 hingga sekarang).




Pada tahun 1999, setelah mendapatkan bantuan dari pemerintah Jepang, Museum Geologi Bandung direnovasi, dan dibuka kembali oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, pada tahun 2000.

Fungsi Museum Geologi Bandung

Seiring dengan perkembangan jaman, terjadi pergeseran Museum Geologi Bandung, yang semula hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan penganalisaan hasil penelitian geologi dan sumber daya mineral. Saat ini, Museum Geologi berfungsi sebagai:

  • Fasilitas dan sarana pendidikan di luar sekolah, terutama berkaitan dengan materi tentang bumi beserta sumberdayanya dan usaha-usaha untuk melestarikannya.
  • Sebagai tempati untuk melakukan kajian sebelum maupun sesudah melakukan penelitian lapangan.
  • Sebagai tempat wisata pendidikan, karena di dalam museum ini berisi kumpulan peraga, yang dapat memberikan informasi tentang ilmu kebumian yang menggambarkan keadaan geologi Indonesia.

Baca artikel lain tentang Tempat Wisata Di Bandung

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Geologi_Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar sesuai dengan materi artikel, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dengan tidak menuliskan kata-kata singkatan tidak baku. Komentar yang hanya berisi satu atau dua kalimat saja akan dianggap sebagai komentar spam.

Paket Wisata Dieng

Paket Wisata Dieng

Menjelajah Negeri Di Atas Awan, penawaran spesial Paket Wisata Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Penginapan Dieng

Penginapan Dieng

Reservasi Penginapan Dieng, lebih murah dan hemat, tetap berkualitas. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Sewa Motor Dieng

Sewa Motor Dieng

Jasa sewa motor murah di Dieng dengan berbagai pilihan menarik. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Sewa Tenda Dieng

Sewa Tenda Dieng

Jasa Penyewaan Tenda Camping di Dieng dan Gunung Prau 2.565. Calya Wisata : 0852-0009-6334.
Open Trip Gunung Prau

Open Trip Gunung Prau

Program spesial untuk Anda, Open Trip Pendakian Gunung Prau Dieng. Calya Wisata : 0852-0009-6334
Rental Mobil Dieng

Jasa Rental Mobil Dieng

JASA RENTAL MURAH MOBIL DIENG, melayani berbagai rute & tujuan. Calya Wisata : 0852-0009-6334.